Showing posts from March, 2010Show all

Booming GShop Distro Bandung

Distro Bandung memang merajai pasar penjualan Kaos, Jaket dan Sweater di Internet. Distro atau Distribution Store atau Distribution Outlet pada umumnya merupakan industri kecil menengah yang memproduksi kaos, jaket, sweater dan aksesories yang dikembangkan oleh kalangan anak muda. Sehingga produk yang dihasilkan-pun berorientasi pada style atau gaya hidup anak muda. Merk Gshop adalah salah satunya yang sedang booming di Indonesia.

Belakangan ini, produsen Distro di Bandung mempunyai terobosan marketing dengan membuat sebuah buku yang berisi foto produk dan didesign sedemikian rupa yang lazim disebut KATALOG. Sistem pemasarannya yang melalui katalog merupakan strategi penjualan yang jitu. Terbukti dengan telah menyebarnya Katalog Bandung Distro tersebut ke pelosok daerah di Indonesia. Kemudahannya dalam bertransaksi membuat para Agen dan Distributor Pakaian Bandung ini lebih leluasa memasarkannya. Agen atau Distributor tidak harus lagi memiliki sebuah toko untuk menjajakan produknya, cukup dengan katalog dan beberapa sample mereka sudah dapat memasarkan produk tersebut.

Internet sangat berperan penting dalam membantu RnD Corp sebagai Produsen Kaos dan Fashion Distro memasarkan produknya. Rupanya penduduk Indonesia sudah mulai terbiasa bertransaksi lewat internet. Kini pemesanan Pakaian Bandung cukup dengan satu dua klick saja, atau cukup dengan SMS saja. Kemudian konsumen mentransfer sejumlah uang sesuai dengan jumlah pesanannya plus ongkos kirim dan pesananpun sudah diterima dalam waktu kurang dari 7 hari kerja. Strategi bisnis anak Bandung ini memang patut diacungi jempol, sebagai contohnya adalah Merk G-SHop (salah satu Distro Bandung) dalam waktu singkat sudah dikenal hampir ke setiap daerah di Indonesia.

Apa yang Menarik dari Distro G-Shop
Dengan mengusung model ST-12 yang memang sedang lagi digemari banyak muda-mudi Indonesia, pakaian Distro Bandung Merk Gshop semakin mudah diterima penggemarnya. Ya..., sasaran pasarnya memang anak remaja yang menggemari pakaian bergaya anak Band. Faktor lain yang membuat Fashion buatan Bandung ini sukses adalah harganya yang cukup terjangkau.

Semenjak memasarkan Produk Pakaian Bandung sekitar kurang lebih 4 Bulan yang lalu, sudah sekitar 200 potong baju, kaos, jaket dan sweater berhasil terjual atau hampir 50 potong setiap bulannya. Tidak pernah ada komplain yang berarti masalah kualitasnya dari konsumen, paling hanya tukar ukuran dan beberapa sablonan yang kurang matang, mungkin karena proses produksi yang tergesa-gesa dikarenakan orderan yang meledak. Jadi bagi anda yang belum memasarkan pakaian distro yang satu ini, jangan cemaskan masalah kualitasnya.

Booming Distro Bandung merk G-shop di daerah kami terjadi pada bulan Desember dan bulan February yang bertepatan dengan liburan Natal, tahun baru dan hari kasih sayang. Sampai-sampai kami harus menarik beberapa investor untuk mendapatkan modal.

Disaat kebanjiran order seperti sekarang ini, satu yang kami sayangkan, kabarnya produk G-Shop sedang Launching model barunya, sehingga orderan yang terus berdatangan dari sub-agen, terpaksa kami pending. Setelah menghubungi produsen Distro yang satu ini, kami mendapatkan bocoran bahwa awal April paling lambat pertengahan April Model Baru Produk Distro Bandung yang satu ini akan Launching.

Managemen Administrasi Penjualan

Salah satu faktor penting dalam menjalankan bisnis atau usaha Agen atau Reseller Pakaian dan Produk Fashion adalah Managemen Administrasi Penjualan. Jika anda merasa belum menata sistem administrasi dengan baik, maka jangan tunggu waktu lebih lama untuk mempersiapkannya. Lakukan sekarang juga, karena jika diabaikan, maka pekerjaan anda akan semakin menumpuk dan akan terasa sangat sulit untuk melakukannya. Jika sistem usaha yang anda jalankan sama atau mirip dengan sistem yang sedang kami jalankan, dimana banyak koleksi pakaian dan produk fashion yang kami jual dengan suplier dan keanggotaan MLM Fashion yang berbeda-beda, maka akan banyak detail yang harus diperhatikan.

Berikut kami akan mencoba mengilustrasikan hal apa saja yang harus ada dalam daftar Managemen anda. Sebagai catatan, keahlian anda dalam bidang komputer akan sangat membantu dalam hal ini, paling tidak anda mengetahui pengoprasian Microsoft Office seperti Ms. Word dan Excel. Namun demikian bukan berarti anda tidak dapat melakukan dengan baik jika anda tidak terbiasa menggunakan Microsoft Office atau menggunakan sistem komputerisasi dalam memanage keuangan atau bisnis anda. Pembukuan manual bisa saja dilakukan, bedanya mungkin jika anda melakukannya dengan komputer akan lebih menghemat waktu dan akan lebih mudah untuk melakukan analisa usaha seperti kenaikan omzet per bulan beserta laporan laba rugi misalnya. Berikut adalah daftar item yang harus masuk dalam sistem pembukuan anda.

List atau Daftar Katalog Fashion yang anda miliki. Caranya, buatlah daftar katalog baju, sepatu, tas dan produk fashion lainnya, kemudian buatlah pengkategorian berdasarkan jenis atau selera.
  • List atau Daftar supplier yang berisi nama katalog, nama distributor atau stokist (tempat anda memesan barang), Alamat, No HP dan alamat email.
  • Filing nota atau tanda bukti transaksi dan tanda bukti transfer order barang.
  • Data transaksi yang berisi tanggal pemesanan, tanggal penerimaan pesanan, nama pemesan, produk yang dipesan (nama katalog, kode produk, harga jual produk, harga modal, keuntungan dan prosentase keuntungan), nama sub-agen (jika anda mempunyai sub-agen atau sales).
  • Filing nota penjualan (2 rangkap, 1 untuk pembeli dan satu lagi untuk arsip)
  • Daftar Agen atau sales
  • Laporan Penjualan beserta perhitungan laba rugi.
  • Data Pengeluaran yang ternasuk didalmnya adalah data pembelian produk, data pembelian katalog, data ongkos kirim dan pengeluaran lain yang termasuk dalam modal usaha.
  • Laporan Komisi bagi Agen atau sales.
  • Data "pemegang saham" jika ada.
  • Filing tanda terima pengiriman barang atau paket (usahakan untuk selalu menginformasikan nomor resi pengiriman barang ke pelanggan).
Data merupakan hal sangat penting dalam managemen bisnis, kami di Perusahaan Jepang sangat sering diingatkan untuk mencatat apa yang dilakukan, apa yang terjadi dalam proses kerja, kapan dan mengapa jika terjadi kesalahan. Dari data tersebutlah kemudian segala permasalahan akan dengan mudah dipetakan, sehingga mudah untuk mengatasi masalah dan mudah untuk membuat prosedur preventif.

Belajar dari kebiasaan di perusahaan tempat kami bekerja, maka setiap detail sebisa mungkin kami catat dan kami aplikasikan kedalam sistem managemen penjualan yang kami rancang. Sehingga kami dapat membuat laporan analisa penjualan dengan mudah dan akurat. Kelebihan mempunyai data atau pembukuan yang rapih adalah memudahkan kita untuk memisahkan mana uang bisnis dan mana uang pribadi, mudah menganalisa pasar untuk menentukan produk apa yang paling diminati pasar, mendapatkan ide inovasi dan juga tidak kalah penting dengan pembukuan yang baik akan lebih mudah untuk mendapatkan investor jika kita memerlukan modal tambahan. Mengapa demikian, banyak kami temui, calon investor menanyakan managemen bisnis terlebih dahulu sebelum mereka membaca proposal kami. Mereka berpendapat, bagaimana dia akan percaya menginvestkan uangnya jika pembukuan kita belum benar...!.

Jika anda mempunyai masalah atau mau sekedar sharing mengenai managemen administrasi penjualan seperti bagaimana cara membuat data transaksi di excel beserta rumus-rumusnya atau contoh laporan keuangan, silahkan hubungi langsung suami saya, karena memang beliau yang merancang sistem administrasi kami. Bahkan jika anda berminat untuk dibuatkan sebuah program sistem administrasi yang akan memudahkan anda mendata semua detail diatas, untuk member... kami berikan harga khusus. Ooo ya... Sekedar info, suami saya juga bergerak dibidang IT, jika ada diantara pembaca yang mempunyai perusahaan yang memakai sistem jaringan berbasis Windows dan ingin bermigrasi atau pindah ke sistem jaringan berbasis Linux, juga bisa menghubunginya langsung ke contact infonya:
Nama    : Isa Maulana
No HP  : 085714765448
e-Mail   : isamaulana@gmail.com

Katalog Pakaian Wanita

Fashion Book Katalog Pakaian Wanita
Perempuan memang masih menjadi objek atau tujuan market produk fashion, sehingga semua katalog pakaian yang saya miliki mempunyai segmen khusus untuk pakaian wanita.

Memang sudah menjadi tuntutan jaman, di kehidupan modern ini, perempuan harus tampil cantik dan mempesona, baik itu dikehidupan sehari-hari maupun di dunia kerja.

Permintaan yang tidak henti-hentinya untuk memenuhi kebutuhan wanita yang satu ini, membuat peluang usaha menjual pakaian dan produk fashion masih terbuka lebar.

Terbukti dengan tumbuhnya MLM Fashion di Indonesia belakangan ini yang memang mempunyai target 90% Fashion untuk kaum Hawa.

Sebut saja MLM Fashion Keiza yang tergolong masih baru umurnya, hadir dengan moto Celebrity Fashion yang siap mengguncang pasar Fashion Indonesia.

Data penjualan kami membuktikan, hampir 70% konsumen kami adalah perempuan. Dengan demikian, sebisa mungkin kami mengikuti semua MLM Fashion di Indonesia. Berikut akan kami ulas beberapa MLM Fashion segmen wanita unggulan kami. Adapun urutan penyampaian materi di bawah ini bukan berdasar dari penilaian bagus atau peringkatnya.

MLM Paloma

Biaya Pendaftaran : HK1 Rp. 40.000,- ; HK2 Rp. 50.000,-  Untuk biaya keanggotaan Seumur Hidup, anda akan mendapatkan:
  • 1 pcs Tas Belanja Santai
  • 1 pcs Buku Katalog Paloma Shopaway
  • 1 pcs Panduan Presentasi
  • 1 Set Form Join (3 Rangkap)
  • 1 pcs Kartu Member Paloma Shopaway

Paloma Shopway merupakan salah satu MLM pavorit saya, dengan produk fashion yang mempunyai kualitas yang bisa diandalkan sehingga mudah untuk dipasarkan dan terbukti banyak peminatnya. MLM yang satu ini menghadirkan produk dari merk-merk terkenal seperti Orizza, Pretty Girl, CF, Expand, Exit, Elizabeth, Alisan, Hers, Costello, Heles, Christian Angel dan masih banyak lagi merk dagang terkenal lainnya.

Dengan didominasi oleh produk fashion usia remaja hingga dewasa, Paloma hadir dengan koleksi baju, kaos, kemeja, busana kantor, busana muslim, celana, sepatu, sandal, aksesoris hingga CD yang berisis materi pendidikan bagi anak. Jika dikategorikan berdasarkan segmentasi pasar berdasarkan usia, maka komposisi katalog paloma adalah 60% Pakaian Wanita, 20% Pakaian Pria dan 20% Pakaian dan kebutuhan anak-anak.

MLM Savero

Biaya Pendaftaran : Rp. 50.000,-  Untuk biaya keanggotaan Seumur Hidup, anda akan mendapatkan:
  • 1 pcs Tas Belanja Santai
  • 1 pcs Buku Katalog Savero
  • 1 pcs Panduan Presentasi
  • 1 pcs Kartu Member Savero

The Future is Savero merupakan salah satu perusahaan MLM yang mengusung "Celebrity a Like Fashion". Jika anda sering menonton acara sinetron di TV seperti "Cinta Fitri", "Cinta dan Anugerah" dan "Safa dan Marwah" maka secara tidak langsung anda mengenali seperti apa produk fashion Savero. Ya..., Savero mensponsori langsung banyak acara Sinetron di TV. Dengan demikian, anda sudah dapat menebak kualitas produknya. Tapi jangan kaget, harga yang ditawarkan sangat-sangat terjangkau.

Isi dari katalognya didominasi oleh Pakaian Wanita (baju, kaos, blus, kemeja dan busana muslim). Edisi Maret 2010 sama sekali tidak menampilkan koleksi tas, sepatu dan sandal. Merk dagang yang diusung adalah merk dagang sendiri, karena PT. Savero Badam Pertiwi memang memproduksi langsung koleksi pakaiannya. Segmentasi pasar yang ditarget oleh MLM ini adalah sebagai berikut: 80% Busana Wanita, 10% Pakaian Pria dan 10% Pakaian Anak-anak.

MLM IFA (Indonesian Footwear Agencies)

Biaya Pendaftaran : Rp. 50.000,- ;Untuk biaya keanggotaan Seumur Hidup, anda akan mendapatkan:
  • 1 pcs Tas Belanja Santai
  • 1 pcs Buku Katalog IFA
  • 1 pcs Panduan Presentasi
  • 1 Set Form Join
  • 1 pcs Kartu Member IFA
Seni Berbelanja di Rumah, perusahaan yang telah berdiri cukup lama ini, hadir semakin memikat hati. Dengan target market Pakaian dan Aksesoris Wanita, namun berimbang dengan menyajikan cukup banyak kebutuhan Fashion Pria. Seperti Savero, IFA juga mensponsori langsung beberapa acara Sinetron di Televisi. Dengan produk fashion cukup lengkap seperti baju, kemeja, kaos, busana kantor, tas, dompet, sepatu, sandal dan aksesoris dengan kulaitas bersaing, MLM satu ini cukup banyak peminatnya.

Berdasarkan segemen pasar katalog IFA terdiri dari 70% pakaian dan Fashion Wanita, 20% kebutuhan Fashion Laki-laki dan 10% Pakaian dan Fashion Anak-Anak.

MLM Capriasi

Biaya Pendaftaran : Rp. 70.000,- ; Untuk biaya keanggotaan Seumur Hidup, anda akan mendapatkan:
  • 1 pcs Tas Belanja Santai
  • 1 pcs Buku Katalog
  • 1 pcs Panduan Presentasi
  • 1 Set Form Join
  • 1 pcs Kartu Member Capriasi
Passion for Fashion, berbeda dengan MLM Fashion lainnya yang lebih berorientasi ke busana, Capriasi hadir menawarkan koleksi Tas, dompet, sepatu, sandal, gelang, jam tangan, anting dan aksesoris fashion lainnya. Dengan mengandalkan bahan yang berkualitas dengan aneka desain dan paduan corak serta warna, PT. Capriasi Multinasional Mandiri cocok bagi anda yang mempunyai market Aksesoris Fashion.

Keiza MLM Fashion

Biaya Pendaftaran : Rp. 70.000,- ; Untuk biaya keanggotaan Seumur Hidup, anda akan mendapatkan:
  • Tas Santai 1 Pcs
  • Katalog Produk 2 Buku
  • Brosur Presentasi 3 Lembar
  • Form Pendaftaran Member Keiza 1 Set
  • Buku Panduan Member Keiza 1 Buku
  • Kartu Member Keiza 1 Pcs

Be a Celebrity with Keiza, Wow... terkagum ketika pertama kali menjadi member Multi Level Marketing yang satu ini. Dengan profile perusahaan yang didesain dengan apik dan rapih, belum lagi katalog fashion yang serba lengkap, membuat saya optimis untuk memasarkannya... pasti akan mendapatkan banyak tempat di hati konsumen saya, dan benar saja, pertama kali memperlihatkan katalog pakaian wanita ini ke beberapa teman, langsung terjadi order... Luar Biasa...!

Tanpa diragukan, PT. Keiza International Sentosa memang cerdik memilih produk fashion sebagai koleksinya, ditambah dengan tema sang model Dazzling Donita (Donita, salah satu pemain sinetron Cinta Fitri) membuat saya berdecak kagum akan keanggunan desain katalognya.

Koleksi produk fashion yang ditawarkannya meliputi baju, blus, pakaian perempuan dan laki-laki, tas, dompet, sandal, sepatu dan aksesoris pilihan bergaya celebritis namun pantas dikenakan siapa saja pasti akan mendapatkan banyak tempat di hati konsumen anda. So... tunggu apa lagi, satu-satunya MLM Fashion yang saya rekomendasikan secara langsung disini... Buruan jadi member MLM Keiza dengan banyak bonus serta reward yang ditawarkan, akan lebih menarik tentunya untuk dipasarkan. Belum lagi usia Multi Leverl Marketing ini yang masih tergolong baru akan memberikan kesempatan yang lebih banyak bagi anda untuk mengembangkan jaringannya.

MLM dsPlus

Biaya Pendaftaran : Rp. 50.000,-  Untuk biaya keanggotaan Seumur Hidup, anda akan mendapatkan:
  • 1 pcs Tas Belanja Santai
  • 2 pcs Buku Katalog dsPlus
  • 1 pcs Panduan Presentasi
  • 1 pcs Kartu Member dsPlus
Understand Your Needs, menghadirkan busana atau fashion yang bisa dipakai semua orang, artinya kebanyakan produknya adalah pakaian yang biasa dipakai sehari-hari. Cocok bagi anda yang mempunyai segemen market yang menyukai busana casual. Koleksinya meliputi Pakaian wanita dan pria dewasa, tas, dompet, sepatu, sandal dan aksesoris.

Avenue

Multi Level Marketing Fashion ini belum mendapatkan banyak tempat di lingkungan saya, mungkin karena produk fashion yang kurang familiar di kalangan kami. Avenue hadir menawarkan produk fashion yang bergaya Eropa Modern yang terlihat modern dan anggun. Cocok bagi anda yang mempunyai market wanita modern yang bergaya terlihat anggun dengan busana khas Eropa.

Euuuughh... tak terasa sudah larut malam, walaupun masih ada beberapa koleksi pakaian wanita dari produk MLM maupun non Multi Level Marketing lainnya yang ingin saya ilustrasikan disini, namun kaya'nya terlalu panjang untuk menjadi satu posting artikel blog ini. Dari sekian banyak review produk fashion di atas, saya ingin mengingatkan bagi anda yang belum menjadi member MLM Keiza untuk segera mendaftar sebagai anggota. Mengapa demikian, bagi anda yang tertarik untuk mengembangkan jaringan, PT. Keiza International Sentosa belum banyak dikenal dimasyarakat, padahal produknya sangat menarik. Dengan demikian akan terbuka lebar kesempatan bagi anda untuk meraih posisi di keanggotaannya. Hubungi kami, Heni Eka Sari melalui email: henniekasari@gmail.com atau SMS ke 082124979247. Thanks for your reading...!

Sistem Keagenan Pakaian Bandung


Sistem penjualan Keagenan Pakaian Bandung atau distro merupakan sistem NON MLM. Dimana agen tidak mempunyai upline dan juga downline. Keuntungannya adalah kita tidak perlu repot-repot memikirkan siapa upline dan downline, juga tidak perlu repot mengembangkan jaringan distribusi seperti sistem MLM. Selain itu, keuntungannya adalah Agen atau Reseller diberikan kebebasan untuk membandrol harga sesuai dengan kemampuan konsumen atau sistem penjualan yang diterapkannya asalkan masih dalam range yang wajar.

Kelebihan lainnya adalah kemudahan dalam memperoleh produk atau barang, karena kita membeli produk bisa ke Distributor atau bahkan langsung ke produsennya jika pembelian dalam jumlah yang besar. Tidak ada istilah rebutan Stock yang sering dialami pada produk MLM. Proses retur-pun mudah dan cepat, asalkan produk tersebut masih diproduksi. Pengalaman saya selama ini tidak pernah menemukan kesulitan dalam proses order hingga produk diterima oleh konsumen. Hampir bisa dipastikan proses order hanya memakan waktu kurang dari satu 7 hari kerja.

Salah satu kekurangannya adalah Agen tidak mendapatkan Bonus atau Reward atas pembelanjaan yang talah dia lakukan. Berbeda dengan Produk Fashion MLM yang memang dalam keanggotaannya terdapat bonus pembelanjaan pribadi dan bonus pembelanjaan jaringan. Belum lagi bonus leadership yang diberikan jika kita mempunyai kedudukan yang tinggi pada suatu keanggotaan MLM. Namun kadang-kadang ada program Cash Back yang diberlakukan oleh produsen pakaian Bandung bagi Agen besar yang mencapai omzet tertentu.

Cara untuk Menjadi Agen atau Reseller Pakaian Bandung
Untuk menjadi Agen atau Reseller caranya sangat mudah, anda cukup melayangkan e-mail atau SMS yang berisi Nama, dan Alamat lengkap kepada kami. Setelah permintaan kami terima, Katalog-Katalog pakaian Bandung akan kami kirimkan melalui TIKI atau Tiki JNE. Anda hanya dikenakan biaya ONGKOS KIRIM Paket tersebut, Katalog dan lainnya (Tata Cara Berbisnis, Tips dan Trik dan materi lainnya) adalah GRATIS selama persediaan katalog kami masih ada. Jika kebetulan persediaan Katalog kami habis, maka secepatnya akan kami informasikan kapan paket akan kami kirimkan. Setiap Katalog berisi Produk Distro seperti Baju, Kaos, Sweater, Jaket, Celana, Sepatu, Sandal, Tas, Dompet, topi dan aksesoris; Juga terdapat List Harga Pembelian dan List Harga Penjualan dengan besar prosentase keuntungan yang beragam. Berikut adalah informasi yang anda butuhkan untuk permintaan katalog maupun pemesanan.

Nama : Heni Eka Sari
Alamat e-Mail : henniekasari@gmail.com
No HP : 081316292275
No. Rek. BCA : 5220720472 (atas nama Heni Eka Sari AMD)
No. Rek. NISP : 108110033985 (atas nama Heni Eka Sari AMD)

Tunggu apalagi, dapatkan kemudahan berjualan baju dan produk fashion lainnya via Katalog dengan keuntungan yang dapat anda set sesuai dengan kualitas barang serta kemampuan konsumen anda. Keuntungan bisa mencapai 20% hingga 70% atau TERSERAH ANDA...!

Kontroversi MLM

Multi Level Marketing (MLM) atau Pemasaran Berjenjang adalah sistem penjualan yang memanfaatkan anggotanya sebagai tenaga penyalur secara langsung. Sistem MLM bagi si Produsen atau Perusahaan pemilik MLM merupakan sistem sangat efektif dari segi waktu dan biaya dalam mendistribusikan produknya. Sebagai reward kepada member karena telah membantu pendistribusian produk, MLM biasanya memberikan potongan harga langsung atas produk yang dibeli oleh anggota. Selain potongan harga langsung, member juga berhak atas bonus rekruitment, yaitu bonus yang diberikan bagi anggota yang merekrut anggota lainnya sampai kedalam level tertentu. Sehingga dengan sendirinya akan terbentuk suatu jaringan pemasaran.

Keanggotaan
Setiap anggota yang ingin menjadi member suatu MLM haruslah melalui prosedur perekrutan yang disebut Member Get Member. Sehingga timbullah apa yang disebut Promotor (Upline), yaitu anggota yang sudah mendapatkan hak keanggotaan terlebih dahulu, sedangkan bawahan (downline) adalah anggota baru yang mendaftar hasil rekrutan promotor. Disinilah sering terjadi kerancuan di masyarakat terhadap sistem MLM. Seringkali anggota berlomba-lomba bahkan berebut membentuk jaringan paling banyak, bahkan banyak ditemukan kasus jegal-menjegal atau bahkan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan member. Sehingga timbul image buruk di masayarakat terhadap MLM tertentu. Bahkan ada yang berpendapat, kalau menjadi member suatu MLM hanya akan menguntungkan Upline-nya saja. Padahal tidak demikian, pada sistem MLM modern, komisi yang diberikan kepada upline sebanding dengan usahanya membentuk dan mengaktifkan jaringannya. Semakin banyak dia merekrut anggota yang aktif membeli dan menjual produk, maka akan mendapatkan komisi yang setara dengan usahanya tersebut. Demikian sebaliknya, jika promotor hanya mengembangkan jaringan tanpa memperhitungkan omzet jaringannya, maka komisi yang akan didapatkan sesuai pula dengan usahanya.

Kontroversi
Jangan menyamakan sistem MLM dengan sistem permainan uang yang bersifat piramida. Sistem MLM pada hakikatnya adalah sebuah sistem distribusi barang yang memanfaatkan anggotanya sebagai konsumen juga sebagai distributor atau agen atau sales. Banyaknya bonus yang didapat berasal dari omzet penjualan yang didistribusikan melalui jaringannya. Semakin tinggi kedudukannya di salah satu keanggotaan MLM maka semakin banyak pula tugas yang diembannya terhadap jarinnya jika dia ingin mencapai target tertentu. Berbeda dengan system piramida permainan uang, dimana tidak ada produk yang diperjualbelikan. Bonus yang didapat pada sistem piramida ini berasal dari perukrutan, semakin banyak dia merekrut member, maka semakin banyak bonus yang diterimanya.

Jujur saja, saya sempat berpendapat "miring" terhadap keanggotaan MLM. Waktu itu penilaian saya hanya berdasar kepada opini yang berkembang disekitar saya, tanpa mengecek kebenarannya dengan mempelajari dengan seksama sistem MLM. Waktu itu saya merasa akan kesulitan memasarkan produk MLM, makanya saya tidak pernah membuka diri untuk MLM. Tapi berbeda dengan MLM Fashion, dimana Fashion sudah menjadi kebutuhan hidup sehingga yang saya rasakan tidak terlalu sulit untuk menjual produk fashion di dimanapun saya berada.

Walaupun demikian, keterbukaan saya terhadap MLM bukan berarti telah menerima semua sistem kememberan MLM. Sampai saat ini ketertarikan saya untuk menjual prod uk MLM Fashion karena memang ditempat saya bekerja banyak peminat busana kantoran atau bahkan lifestyle berbusana seperti artis yang memang produk tersebut didominasi oleh MLM Fashion. Selain itu, Dengan menjadi member MLM Fashion, saya mendapatkan potongan langsung penjualan berkisar antara 20% hingga 30%. Artinya ambisi untuk mengembangkan jaringan masih belum ada perencanaannya atau belum melakukan langkah-langkah yang serius untuk merekrut anggota. Sekarang yang terfikir adalah bagaimana menyediakan produk fashion yang lengkap dengan kualitas yang berbeda sesui dengan kemampuan konsumen, sehingga kemungkinan untuk mendapatkan omzet yang lebih banyak akan semakin mudah dicapai (Fashion Domaniation).

Tips Memilih Keanggotaan MLM
Hal yang harus diperhatikan ketika akan memilih keanggotaan MLM diantaranya adalah sebagai berikut:
  • Pastikan anda mencari informasi mengenai perusahaan MLM yang hendak anda ikuti, mulai dari Profile perusahaan, managemen, contact info dll. Pastikan MLM tersebut telah terdaftar di Asosiasi Penjual Langsung Indonesia (APLI). Dengan terdaftar di APLI setidaknya perusahaan tersebut telang mengikuti organisasi resmi penjual langsung.
  • Produk MLM yang akan dipasarkan, mulai dari kualitas, kemungkinan market share, kemudahan mendapatkan produk, keluwesan retur dan customer services.
  • Bonus dan juga reward yang diberikan mungkin juga menjadi kriteria yang tidak kalah penting untuk dipertimabangkan.
  • Satu lagi, jika ingin benar-benar menekuni bisnis MLM, maka carilah MLM yang belum menjamur di masyarakat. Sehingga akan jauh lebih banyak kemungkinannya bagi anda untuk mengembangkan jaringan. Rekomendasi kami untuk MLM Fashion yang belum menjamur seperti MLM Keiza (Celebrity Fashion), MLM Kokopelli, MLM Amoret dll.

Tips Mendapatkan Modal Usaha


Modal memang salah satu faktor penting dalam menjalankan usaha, apapun usaha atau bisnisnya tidak akan terlepas dari modal. Banyak diantara kita yang sedang memikirkan atau mau menjalankan suatu usaha namun mengurungkan niatnya karena tidak mempunyai modal yang memadai atau bahkan tidak mempunyai modal sama sekali. Bagi anda yang pernah mengalami hal demikian, jangan pernah putus asa atau bahkan mengurungkan niatnya untuk memulai. Percaya atau tidak, jika kita bertekad untuk melakukan atau menjalankan suatu bisnis, pasti Tuhan akan memberikan jalan. Walaupun memang tidak segampang seperti yang dikira, pengalaman kami, Tuhan selalu memberikan jalan dengan cara yang tidak terduga.

Seperti yang sudah saya bahas pada artikel Peluang Usaha Jualan Baju dan Produk Fashion, kami memulai usaha ini dengan modal yang tidak besar, hanya 3 Juta rupiah, itupun hasil pinjaman dari Bank. Setelah usaha ini berjalan, kami sempat mengalami "kebanjiran orderan" hingga modal usaha kami tidak mencukupi untuk memenuhi orderan tersebut. Hal tersebut tentu saja akan berakibat buruk pada kelangsungan usaha apabila tidak dapat memenuhi permintaan konsumen. Selain resiko kehilangan keuntungan, juga resiko kehilangan kepercayaan dari konsumen.

Untuk mengatasi kekurangan modal tersebut, salaha satu tips mendapatkan modal usaha adalah meminjam modal kepada teman dekat. Pada prakteknya, mungkin anda akan bertanya, "siapa atau teman yang mana yang bisa meminjamkan uang kepada saya?". Memang tidak gampang untuk membuat orang percaya sehingga dia mau meminjamkan uangnya, tapi kalau kita menyampaikan niat dengan benar, maka terbukti, saya sampai saat ini mempunyai 5 orang "pemegang saham" yang diantaranya adalah Ibu dan 4 orang teman.

Yang dimaksud dengan menyampaikan niat dengan baik adalah, pastikan kita mempersiapkan data yang bersangkutan dengan usaha yang kita jalankan ketika bermaksud untuk meminjam uang sebagai modal usaha kepada teman atau siapapun. Data yang harus dipersiapkan diantaranya adalah:
  • Profile Usaha (Bisa disampaikan dengan lisan)
  • Data orderan yang belum terpenuhi, buatlah list orderan yang belum terpenuhi tersebut di Microsoft Excel misalnya.
  • Jumlah uang yang hendak dipinjam beserta sistem bagi hasilnya. Sebagai konsekuensi kita meminjam uang kepada orang lain untuk dipakai usaha tertentu, maka timbul yang disebut bagi hasil. Untuk itu, hitunglah keuntungan yang akan didapatkan, kemudian bagi prosentasenya untuk yang punya modal berapa dan untuk kita berapa. Biasanya sistem bagi hasil tersebut tidaklah lebih dari 50% dari keuntungan, syukur-syukur si pemberi modal sepakat untuk menerima bagi hasil kurang dari 50% dari keuntungan.
  • Jangan lupa siapkan surat perjanjian modal usaha, surat perjanjian sangatlah penting bagi kedua belah pihak. Bagi si peminjam setidaknya dia akan mendapatkan jaminan secara hukum sehubungan dengan sejumlah uang yang dipinjamkannya. Bagi kita juga demikian, ada jaminan hukum sehubungan dengan niat kita untuk meminjam uang sebagai modal usaha.
Dengan kelengkapan data tersebut diatas, akan membantu mempermudah mendapatkan modal usaha, setidaknya itu yang kami alami. Pada suatu ketika, kami membutuhkan dana yang cukup besar, sekitar 5 Juta rupiah... cukup besar memang, apalagi disaat-saat ekonomi susah seperti ini. Setelah mencoba meminjam modal kepada teman dekat tidak berhasil, ada salah satu teman yang menunjukan atau mereferensikan tetangganya sebagai penyandang dana. Disinilah kelengkapan data tersebut diatas akan terasa manfaatnya. Setelah kami mempresentasikan maksud kami kepada beliau dengan data tersebut, Alhamdulillah, tidak sulit untuk mendapatkan kepercayaan.

Ketika kita mendapatkan modal usaha dari pinjaman, maka jangan lupa untuk memberikan atau membagi hasil keuntungan kepada pemberi pinjaman atau modal. Tapi ingat, niatkan pemberian tersebut sebagai bagi hasil bukan bunga agar aman secara hukum Islam. Kelebihannya adalah "berbagi", kita diabantu atas kesulitan modal dan dengan senanghati kita membagi hasil usaha dari modal yang terpakai.

Hal lain yang harus diperhatikan saat meminjam modal adalah surat perjanjian. Selalu-lah berhati-hati dalam hal yang bersangkutan dengan masalah pinjam meminjam. Paling tidak konsultasilah kepada teman yang mengerti masalah hukum sebelum membuat perjanjian pinjaman modal. Dengan demikian, isi surat perjanjian tersebut tidak akan merugikan salah satu pihak ketika suatu saat terjadi perselisihan.

Sistem Bagi Hasil yang Kami Tawarkan
Seperti yang sudah saya jelaskan, setiap mendapatkan modal usaha dari hasil pinjaman, akan selalu timbul pembagian hasil. Setelah melalui beberpa perhitungan yang logis dari data orderan, kami mempunyai 2 sistem bagi hasil sebagai berikut:
  • Long Time System, saya terapkan sistem ini kepada teman dekat dengan memberikan 10% dari modal yang dipakai setiap bulannya. Misalkan teman kita memberikan modal usaha 2 Juta rupiah, berarti saya berkewajiban untuk memberikan 2 Ratus Ribu Rupiah sebagai bagi hasil. Hal yang harus diperhatikan pada sistem ini adalah, jangan sampai modal yang dipakai tersebut lebih dari 2 Juta, karena memang 10% merupakan nilai yang besar untuk diberikan setiap bulannya.
  • Short Time System, untuk modal yang berjumlah cukup besar, kisaran 3 juta keatas, sebaiknya jangan menggunakan Long Time System, dimana kita menggunakan uang tersebut dalam waktu yang lama. Pastikan uang modal dikembalikan dalam jangka waktu kurang dari satu tahun dengan sistem bagi hasil yang sudah disepakati bersama.
Hal yang harus diperhatikan dalam sistem bagi hasil dari modal usaha adalah, pastikan anda memperhitungkan keuntungan dengan benar, sehingga nilai bagi hasil tidak merugikan salah satu pihak.

Menjadi Agen Reseller atau Stockist Pakaian


Kami akan mencoba untuk merangkum dasar-dasar atau persiapan untuk memulai usaha menjadi Agen/Reseller, Stockist atau sekedar Member MLM Produk Fashion seperti Baju, Kaos, Celana, Tas, Sepatu, Sandal dan perlengkapan atau aksesories fashion lainnya. Tujuannya sebagai referensi bagi anda yang tertarik untuk memulai usaha yang sama agar anda lebih mempersiapkannya lebih matang, agar belajar dari pengalaman kami sehingga ketika menemukan suatu masalah anda dapat menangani lebih baik dari apa yang telah kami alami. Usaha yang kami jalankan dalam berjualan produk fashion adalah menggunakan media display yang lazim disebut katalog baik itu MLM Fashion atau Non MLM.

Produk Fashion Apa saja yang Kami Jual?
Yang dimaksud dengan produk fashion pada artikel blog katalogfashion.blogspot.com adalah
  • Pakaian, yang meliputi baju, kemeja, kaos, busana muslim, busana kantor, jaket, sweater, dan celana.
  • Sepatu dan sandal.
  • Aksesories Fashion, yang meliputi tas, dompet, topi, kerudung, sabuk, cincin, anting dan perhiasan serta pernak-pernik.
Dengan menyediakan semua produk fashion tersebut diatas, akan membuka peluang kami untuk mendapatkan order lebih banyak lagi. Kategori produk fashion diatas dikelompokan berdasarkan fungsi. Untuk lebih menarik minat calon pembeli, kita harus mempelajari selera dan kesanggupan calon pembeli. Untuk itu, sebisa mungkin kita memiliki semua katalog fashion yang beredar di pasaran. Sehingga akan lebih terbuka lagi peluang untuk menarik minat pembeli. Jika dikategorikan berdasarkan selera dan usia, berikut adalah katalog yang kita miliki:
  • Baju atau pakaian anak: Katalog Star Kids, Goddess Fortune dan beberapa katalog MLM Fashion yang menyediakan busana anak-anak.
  • Pakaian Distro untuk usia remaja seperti G-Shop, G'Arsy, Gareu, Golfer, Catenzo, Java Seven, Garucci, Mitaco, Basama Soga dan Madness yang semua hampir didominasi oleh Pakaian Distro Bandung.
  • Baju atau Busana Kantor dan Busana Casual yang didominasi oleh MLM Fashion seperti MLM dsPlus, MLM Savero, MLM Paloma, MLM IFA, MLM Capriasi, MLM Keiza, MLM Goddess Fortune, MLM Lionelli, MLM Avenue, MLM Second Skin dan MLM Amoret.
  • Busana Muslim: Qirani, Toyusin, Shasmira, Ukhti, Manet dan Silmi.
Berjualan produk Fashion menggunakan katalog memiliki keuntungan juga keurangan seperti yang kita bahas pada artikel "Kelebihan Berjualan dengan Katalog" dan "Kekurangan Berjualan Pakaian Via Katalog".

Pada dasarnya setiap usaha dagang pastilah ada saingannya, apalagi belakangan ini, dengan semakin sedikitnya lapangan pekerjaan yang tersedia yang pertumbuhannya tidak sebanding dengan makin banyaknya jumlah penduduk yang memasuki atau dalam range "usia kerja", berdagang menjadi salah satu pilihan penduduk Indonesia untuk "bertahan hidup".


Begitu pula dengan usaha berjualan produk Fashion, walau-pun saingannya semakin banyak bahkan sedang booming saat ini, tetap saja masih terbuka peluang bagi kita untuk memulai usaha ini. Hal tersebut dikarenakan Fashion atau Sandang merupakan kebutuhan primer manusia. So... jangan takut tidak mempunyai market share. Untuk mensiasati persaingan tersebut, maka diperlukan niat sungguh-sungguh, harus total dan senantiasa melakukan inovasi. Sebagaimana telah kami bahas pada artikel yang berjudul "Strategi Berjualan Produk Fashion" dan "Tips Untuk Meningkatkan Omzet Penjualan". Kedua artikel tersebut intinya menjelaskan bagaimana caranya agar tetap bertahan di usaha ini dan bagaimana caranya meningkatkan omzet penjualan. Rangkumannya sebagai berikut:
  • Pelajari siapa konsumen kita mulai dari selera, usia dan kesanggupan ekonominya
  • Perluas jaringan dengan merekrut beberapa sub-agen di dalam maupun di luar daerah
  • Selalu berinovasi dengan senantiasa menghadirkan produk yang berbeda baik kualitas maupun harga
Artikel yang sudah kami tulis sebelumnya merupakan modal dasar untuk memulai usaha menjadi Agen/Reseller atau Member MLM Produk Fashion. Dengan mempelajarinya, kami berharap anda akan lebih matang mempersiapkannya sehingga mendapatkan hasil yang lebih baik.


Tips Meningkatkan Omzet Penjualan


Kali ini kami akan memberikan beberpa tips yang kami lakukan meningkatkan omzet penjualan baju dan produk fashion lainnya. Direct Selling... bahasa kerennya usaha yang sedang kami jalankan saat ini memang sangat bergantung pada usaha yang kami lakukan untuk banyak-banyak mendapatkan konsumen. Teorinya, penjualan hanya akan terjadi jika kita mendatangi sendiri calon pembeli secara langsung. Keterbatasan waktu dan ruang menjadi masalah bagi kami saat itu.

Di tempat saya bekerja, terdapat 3 gedung utama yang terpisah sehingga tidak memungkinkan bagi kami untuk menjelajah semua gedung untuk mendapatkan peluang penjualan. Walaupun memang penjualan bisa saja terjadi dari mulut-kemulut tapi jangan pernah hanya mengandalkan katalog kita akan beredar dengan sendirinya.

Untuk mengatasi keterbatasan ruang dan waktu, kami mempunyai ide untuk merekrut 3 orang perwakilan dari setiap gedung sebagai sub-agen. Alhamdulillah, kami diberikan kemudahan saat itu, ada beberapa konsumen yang menawarkan diri menjadi sub-agen. Setelah itu, katalog-katalog kami dapat menyebar ke seluruh bagian di PT 3 gedung tersebut.

Dengan mempunyai sub-agen, kami tidak perlu repot-repot lagi menawarkan produk ke setiap orang, orderan akan datang dengan sendirinya. Sebagai konsekuensinya, kami memberikan jasa sebesar 10% dari total penjualan sub-agen. Kami kira 10% persen merupakan nilai yang wajar dibandingkan dengan kenaikan omzet penjualan yang berlipat-lipat.

Setelah yakin dengan teknik diatas, terfikir untuk lebih memperluas jaringan ke PT-PT lain dengan cara yang sama yaitu merekrut beberapa sub-agen lagi. Ternyata untuk merekrut salesman di PT lain tidak semudah dengan di tempat kita bekerja. Untuk mempermudah merekrut sales agen di luar, kami membuat brosur penawaran untuk bergabung sebagai mitra kami yang berisi ajakan untuk menjual produk fashion dengan jasa 10% dari total penjualan.

Dengan brosur, kita lebih leluasa menjelaskan sitem dan tata cara jual beli yang kita lakukan. Akhirnya setelah beberapa kali berusaha, mulai dari berkeliling ke PT-PT menyebarkan brisur tersebut sampai menitipkannya ditempat orang-orang nongkrong atau melakukan aktifitas, ada beberapa yang berminat. Akhirnya kami-pun memiliki perwakilan di PT lain. Tidak lama kemudian, omzet penjualan berhasil naik berlipat-lipat.

Setelah itu, ternyata obsesi ini belum terpenuhi juga, kefikiran lagi untuk memperluas jaringan ke luar kota, luar profinsi, Luar negeri... he...he... Jangan mimpi kaleeeee...! As you see... inilah yang sedang kami lakukan sebagai salah satu cara untuk mendapatkan mitra usaha di luar daerah. Wish me luck....!

Selain ruang dan waktu, permasalahan lainnya adalah titik jenuh konsumen. Mau tidak mau, setiap barang atau produk yang dikonsumsi akan menemui titik jenuhnya. Teorinya sangat sulit bagi seorang konsumen untuk membeli produk yang kita tawarkan berkali-kali, sedangkan keinginan kita adalah mempunyai konsumen yang loyal terhadap baju, sepatu, tas dan jaket serta produk fashion lainnya yang kita tawarkan. Ternyata dengan memiliki banyak Katalog baju, sepatu, celana, busana muslim yang beredar di pasaran tidak cukup untuk menangani masalah titik jenuh tersebut.

Solusinya adalah inovasi... Ya, berinovasi untuk terus menghadirkan produk yang berbeda ke konsumen. Di luar sana masih banyak produk tas, sepatu, kaos, busana muslim yang belum mempunyai katalog. Hal tersebut kami manfaatkan untuk menyusunnya menjadi sebuah katalog kecil. Untungnya suami saya cukup pandai mendesign katalog dengan tampilan yang cukup menawan.

Alhamdulillah trik untuk meningkatkan omzet penjualan yang kedua ini cukup handal mengatasi kejenuhan calon pembeli. Selain memperkaya katalog yang kita punya, untuk produk spesial ini harga jual bisa kita sesuaikan sendiri menurut kualitas dan pengorbanan yang kita keluarkan.

Menarik bukan...! Dari pengalaman kami diatas, dapat diambil kesimpulan, jika anda berminat untuk menjadi Agen atau member produk Fashion baik itu MLM Fashion atau Non MLM, maka memperluas jaringan dan inovasi menjadi hal penting dalam meningkatkan omzet penjualan.

Strategi Berjualan Produk Fashion

Sebelumnya kami informasikan bahwa Tips dan Trik Strategi Berjualan Produk Fashion yang akan kami bahas ada kemungkinan tidak cocok atau tidak sesuai dengan situasi atau kondisi pembaca. Apa yang kami tulis disini merupakan pengalaman kami dalam berjualan sesuai dengan situasi dan kondisi tempat dan lingkungan kami.  Oleh karena itu, jika ada salah satu info yang tidak berhasil ketika anda implementasikan, maka mohon maaf atas kejadian tersebut. Tapi tidak ada salahnya bagi anda untuk mencoba sistem yang sama seperti yang kami jalankan.

Dalam menjalankan usaha jualan pakaian, sepatu, sandal dan produk fashion lainnya, kami selalu berprinsip untuk mengetahui apa yang diinginkan oleh pasar atau konsumen. Salah satunya adalah selera, trend dan kesanggupan ekonomi calon pembeli. Kami akan mencoba menguraikannya sebagai berikut.

Selera dan Trend Fashion


Setiap individu mempunyai selera fashion yang berbeda, sulit bagi kami untuk dapat memperkirakan keinginan calon pembeli. Untuk itu, strategi kami adalah "Dominasi", sebisa mungkin memiliki semua katalog fashion yang beredar di pasar. Jika dikategorikan berdasarkan usia, maka sebisa mungkin kami mempunyai katalog baju dan fashion untuk anak-anak, orang dewasa dan katalog pakaian atau fashion untuk ibu-ibu atau bapak-bapak.

Untuk baju atau pakaian anak-anak, kami mempunyai katalog Goddess Fortune, Star Kids dan beberapa Katalog MLM Fashion yang memang menawarkan produk fashion untuk anak-anak. Untuk usia remaja dan dewasa kami mempunyai katalog distro atau pakaian bandung seperti: Katalog G-Shop, Golfer, Catenzo, Java Seven, Mitaco, Gareu, Garuci, Basama Soga, Savero, Paloma, dsPlus, Avenue, Lionelli, Capriasi, IFA, Goddess Fortune, Amoret dan Second Skin.

Ada satu kekhususan bagi konsumen Busana Muslim, dengan  berkembangnya fashion islami saat ini, kami tidak menemukan kesulitan dalam mendapatkan katalog busana muslim seperti: Qirani, Toyusin, Shasmira, Manet, Ukhti dan Silmi. Selain itu, produk Fashion MLM sekarang sudah banyak juga menawarkan busana muslim. Bahkan hampir disetiap katalog MLM Fashion dapat kita temui session khusus untuk busana muslim.

Dengan memiliki banyak katalog, akan menambah kemungkinan minat beli konsumen. Mengapa tidak, kami memenuhi semua selera fashion konsumen ditambah sistem pembayaran kredit yang memudahkan pembeli. Kekurangannya adalah agak sulit untuk memanage transaksi, karena saking banyaknya supplier. Tapi hal tersebut bukanlah masalah yang berarti, asalkan kita biasakan untuk mencatat setiap data supplier mulai dari nama, nomor telepon dan alamatnya.

Kemampuan atau Daya Beli Konsumen


Dengan mempelajari data-data konsumen termasuk kesanggupan atau kemampuan konsumen dalam membeli produk, kita dapat memperkirakan harga atau kualitas produk fashion yang harus ditawarkan. Jangan pernah memaksakan suatu produk yang tidak mungkin calon pembeli untuk menjangkaunya. Sebisa mungkin menawarkan pakaian yang sesuai dengan daya beli calon pembeli dengan kualitas yang bagus tentunya. Syukur-syukur konsumen kita berperinsip "Harga bukan masalah yang penting Kualitas".

Selain menawarkan produk yang harganya terjangkau, jangan ragu pula untuk mengimbanginya sekali-kali dengan menawarkan produk Fashion dengan kualitas tinggi. Karena kita sulit untuk memprediksikan apalagi meng-generalisir kemampuan calon pembeli. Ga' ada salahnya untuk mencoba, yang penting berimbang.

Belakangan ada fenomena yang menarik di tempat saya bekerja bahkan bisa dikatakan hampir di semua daerah tempat saya tinggal, yaitu orang terbiasa membeli produk secara kredit, bahkan untuk harga puluhan ribu sekalipun. Untuk mendapatkan orderan sebanyak-banyaknya, kami berstartegi menjual produk fsdhion secara kredit walaupun hanya dua kali cicilan. Ternyata strategi ini berhasil, hampir semua karyawan di tempat saya bekerja menggunakan produk yang kami jual, khususnya produk Distro Bandung seperti G-Shop dan Catenzo. Bisa dikatakan 60% produk yang berhasil kami jual adalah merk G-Shop dan Catenzo.

Tips dan trik berjualan seperti diatas merupakan dasar kiat sukses berjualan produk fashion menggunakan katalog. Selanjutnya, kita akan melangkah ke tips dan trik strategi berjualan untuk mempertahankan bahkan terus meningkatkan omzet penjualan. Kuncinya adalah terus menganalisa perkembangan usaha, terus mempelajari minat dan selera konsumen dan terus berinovasi.

Kekurangan Berjualan Pakaian Menggunakan Katalog


Berjualan menggunakan katalog fashion ada keuntungan dan kerugiannya, keuntungannya sudah kami bahas dalam artikel sebelumya, Kelebihan Berjualan dengan Katalog Pakaian. Sekarang kami akan membahas kekurangan atau kerugian jualan pakaian dan produk fashion menggunakan katalog juga akan memberikan solusi untuk mensiasati sesuai dengan pengalaman dan kejadian yang pernah kita alami.

Memang dengan katalog, memudahkan kita untuk menawarkan sebanyak-banyaknya produk kepada calon pembeli. Namun pada beberapa kasus, pembeli akan menemukan beberapa masalah seperti:

Calon Pembeli Meragukan Kualitas Produk Tidak Sesuai dengan Gambar di Katalog

Ketakutan calon pembeli saat melihat produk display adalah barang yang mereka pesan tidak sesuai dengan apa yang mereka lihat pada gambar di katalog. Mereka banyak bertanya mengenai bahan pakaian atau sepatu, jaket atau produk lainnya, warna, dan juga kualitasnya. Untuk mensiasatinya, belilah satu atau dua sampel dari katalog fashion yang dapat mewakili semuanya sehingga kita dapat mengetahui dengan pasti kualitas produk dari katalog tersebut.

Satu tips lagi, jangan pernah menawarkan produk yang kita sendiri tidak mengetahui kualitasnya. Dengan sendirinya, semakin banyak orang memesan baju atau produk lainnya dari salah satu katalog, kita akan menguasai atau memperkirakan kualitasnya.

Ukuran dan Warna Tidak Sesuai

Calon pembeli banyak yang tidak tahu apa ukuran pakaian, sepatu dan produk lainnya. Terkadang ukuran salah satu katalog tidak sesuai dengan ukuran standar pada umumnya. Pada beberapa kasus, terdapat ketidaksesuaian ukuran yang biasa digunakan oleh pembeli dengan ukuran di katalog.

Solusinya, mintalah selalu ukuran standar produk dari produsen fashion yang kita tawarkan. Dengan demikian dapat kita pastikan sebelumnya ukuran produk yang akan dipesan.

Untuk Warna yang tidak sesuai, tanyakan dahulu kepada produsen anda sebelum melakukan pemesanan, sampai anda meyakini akan kesesuaian warna antara gambar di katalog dengan aslinya.

Selain kualitas, ukuran dan warna, ada beberapa hal yang wajib anda siasati sebagai penjual pakaian berkatalog, sebagai berikut:

Delay Order

Rata-rata waktu yang dibutuhkan dalam proses pemesanan hingga pesanan sampai adalah 3 hari sampai 10 hari kerja. Waktu yang cukup lama bagi pembeli untuk menunggu produk pesananannya sampai ke tangannya. Ada beberapa kasus pembeli membatalkan pesanan gara-gara waktu tunggu yang lama.

Untuk mensiasatinya, pastikan pesanan ditangani dengan secepatnya memesan ke stockist atau produsen produk tersebut dan jangan lupa untuk selalu menanyakan kepada supplier kapan barang pesanan kita akan dikirim. Dengan demikian, kita akan mengetahui sampai kapan pesanan akan diterima oleh pembeli. Tipsnya adalah selalu memberikan informasi yang akurat kepada pembeli kapan dia akan terima orderannya.

Stock Barang

Kebanyakan masalah stock akan kita temui pada produk Fashion MLM. Kebanyakan produk MLM bermasalah dalam stock barang, karena stockist selalu rebutan untuk menyetock barang sebanyak-banyaknya sehingga bermasalah kepada kita sebagai penjual.

Berbeda dengan produk non MLM seperti distro atau pakaian Bandung yang memang mereka memproduksi sendiri pakaiannya, sepatu atau produk lainnya secara langsung. Ketika menemui salah satu MLM yang keseringan kekurangan stock barang, kita harus cepat menanyakan ketersediaan stock barang tersebut. Ketika barang yang dipesan oleh pembeli habis, cepat-cepat informasikan kepada pembeli. Syukur-Syukur dia akan memilih produk lainnya, sehingga kita tidak mengecewakan konsumen.

Dalam bisnis niaga, kepercayaan konsumen sangatlah penting. Oleh karena itu, kita harus menjaganya dengan selalu menginformasikan segala sesuatunya dengan jelas dan transparan.

Retur Barang

Agak sedikit mengesalkan memang, ketika kita menemui salah satu konsumen yang menukar barangnya gara-gara salah ukuran atau menukar warna. Biasanya waktu tunggu retur barang lebih lama dibandingkan dengan waktu pesan. Selain itu, retur memerlukan biaya tambahan, yaitu ongkos pengiriman. Oleh karena itu, bertindaklah cepat dengan melaporkan kepada supplier mengenai retur tersebut. Sehingga akan mengurangi waktu tunggu sampai kedatangan pesanan.

Variasi Model Produk Jualan

Salah satu trik untuk menarik minat calon pembeli adalah menyediakan produk yang beragam mulai dari selera, harga dan model. Untuk itu sebaiknya kita memiliki banyak referensi katalog pakaian dan fahion yang beredar dipasaran. Dengan banyaknya katalog yang kita miliki, namun ingat, semakin banyak katalog, tentu saja akan sedikit menyulitkan kita untuk mengingat kepada supplier mana kita memesan. Untuk itu biasakanlah mendata nama, nomor telepon, alamat dari supplier, distributor atau agen resmi.

Kedepan saya akan memberi contoh bagaimana menangani masalah managemen penjualan lengkap dengan contoh form, data transaksi serta database supplier.

Dari beberapa kasus kekurangan berjualan menggunakan katalog tersebut diatas, dapat kita pelajari solusi dari permasalahan tersebut. Semuanya bergantung kepada anda, bagaimana anda menangani permaslahan yang dihadapi. 

Kelebihan Berjualan dengan Media Katalog

Cara Jual Pakaian
Seperti yang pernah saya tulis di posting Katalog Pakaian dan MLM Indonesia, tidak pernah terfikir sebelumnya untuk berjualan produk fashion (baju, celana, sepatu, tas, dompet, jaket, sweater dll) menggunakan media katalog. Selain tidak mempunyai pengalaman atau pengetahuan yang banyak tentang dunia fashion,  juga kami tidak punya bakat khusus berjualan.

Keraguan itu hilang ketika kami menyadari ternyata tidak terlalu susah untuk mendapatkan orderan, kuncinya adalah KATALOG. Katalog membantu kami menceritakan kepada pembeli mengenai produk fashion yang kami tawarkan. Sehingga kemampuan kami dalam berjualan terbantu dengan sendirinya.
Selain itu, salah satu kunci agar jualan kita tetap diminati oleh semua orang adalah kita harus mengetahui trend fashion yang sedang booming dipasaran dan yang  sedang diminati oleh semua kalangan, baik anak-anak, Remaja, Dewasa, ibu-ibu, bapak-bapak dll.

Katalog merupakan media display produk yang efektif, ringan dibawa serta mempunyai kelebihan bermobilitas tinggi. Dengan katalog dimanapun kita berada kita dapat berjualan. Kemudahan lainnya adalah kita dapat membuka cabang dimana-mana dengan biaya yang sangat minim. Kebanyakan Katalog Fashion dapat kita dapatkan dengan gratis, walaupun memang untuk katalog MLM awalnya kita harus membeli Starter Kit, namun dengan harga kurang dari 100.000 rupiah.

Kelebihan lainnya adalah, kita tidak perlu lagi membeli atau menyewa tempat untuk menjajakan atau men-display produk yang kita jual. Ruko atau toko biasa digunakan sebagai tempat untuk berjualan, siapa sangka fungsinya tersebut bisa digantikan dengan foto-foto produk yang disusun menjadi sebuah buku yang lazim disebut katalog. Dengan demikian modal awal untuk memulai usaha ini tidaklah lebih dari ratusan ribu rupiah untuk membeli beberapa katalog. Bandingkan dengan harga yang harus dikeluarkan untuk menyewa atau membeli toko.

Dengan media katalog, kita tidak perlu lagi menyetok banyak-banyak produk, sebagai contoh atau display. Cukup satu atau dua produk dari katalog yang dapat mewakili semuanya. Sistem berjualan dengan menggunakan katalog ternyata sangat efektif dalam hal memanage modal. Karena penjualannya berdasarkan order, artinya kita hanya mengeluarkan uang sebanyak harga produk yang dipesan. Dengan demikian, akan lebih mudah bagi kita untuk mengukur berapa banyak modal yang kita perlukan kedepan.

Berjualan pakaian atau produk fashion dengan katalog dijamin laris…! Mengapa tidak, salah satu alasan mengapa orang yang pergi ke toko pakaian tidak jadi membeli barang yang ada di toko tersebut adalah karena toko tersebut tidak menyediakan barang yang sesuai dengan seleranya. Hal tersebut bisa kita atasi dengan memilki banyak-banyak katalog yang dapat memenuhi semua selera konsumen.
Misalkan saja teman kita di tempat kerja lebih banyak menggemari pakain distro bandung, kita cukup membeli atau meminta katalog pakaian distro seperti katalog G-Shop, katalog Golfer, katalog Java Seven, katalog Catenzo, katalog Basama Soga, Hazzel dll. Bagi konsumen yang lebih menyenangi busana muslim, kita cukup membeli katalog Qirani, katalog Toyusin, katalog Shasmira, katalog Ukhti, Rabbani dll. Bagi konsumen yang lebih memilih pakain resmi atau kantoran, jadilah member beberapa MLM Fashion seperti MLM Savero, MLM IFA, MLM Paloma, MLM dsPlus, MLM Capriasi, MLM Avenue, MLM Second Skin, MLM Goddess Fortune, Lionelli dll. Konsumen mana yang dapat menolak kalau kita menyediakan produk yang sesuai dengan selera mereka.

Kelebihan lainnya adalah, Fashion bagi manusia sudah merupakan kebutuhan primer, jadi jangan takut tidak ada peminatnya. Apalagi kita memberikan kemudahan kredit bagi mereka. Dari banyak kelebihan yang kita dapatkan dari berjualan produk fashion dengan menggunakan katalog, ada beberapa kekurangannya yang akan kami bahas dalam posting berikutnya, so… stay tune…! Baca Juga Kekurangan Berjualan Menggunakan Katalog, agar penjual dapat pintar pintar mensiasati kekurangannya.

Peluang Jualan Baju dan Produk Fashion


Kami bekerja di salah satu perusahaan Jepang yang cukup terkenal dan mempunyai Brand Image yang diakui di pasaran, yang terletak di daerah Cikarang, Bekasi. Suami saya sudah 6 tahun bekerja disana, sedangkan saya baru 4 tahun. Di awal usia pernikahan kami, tidak pernah terfikir untuk mencari peluang usaha yang lain, karena kami merasa gaji kami berdua sudah lebih dari cukup, apalagi saat itu pekerjaan di PT sedang banyak-banyaknya sehingga uang lemburan-pun terus mengali.

Seiring waktu berjalan, lahirlah anak pertama kami pada bulan September 2007 dengan operasi sesar. Ya, suasana rumah tangga-pun mulai berubah, begitupun dengan pemenuhan kebutuhan. Waktu itu sedang jor-joran kredit ini, kredit itu untuk melengkapi peralatan rumah tangga dan lain sebagainya. Tidak terfikir sebelumnya, dengan lahirnya buah hati kami yang pertama kebutuhan-pun akan meningkat drastis, terutama susu bayi yang memang harganya selangit. Akhirnya kami mengalami tahun-tahun besar pasak daripada tiang.

Dari sana mulai terfikir untuk mencari uang tambahan selain dari gaji bulanan yang kita terima. Suami saya sempat membuka les private komputer, service dan jual beli komputer. Namun tidak berjalan mulus dikarenakan minat dan permintaan terhadap komputer masih sangat minim di daerah kami. Kehidupan-pun tidak menjadi lebih baik, tagihan bank, tagihan kartu kredit dan tagihan kredit barang menjadi momok menakutkan bagi kami pada waktu itu. Sempat beberapa bulan, gaji kami hanya cukup untuk membayar tagihan-tagihan tersebut, sehingga untuk biaya hidup, kami berusaha mencari pinjaman ke teman, orang tua bahkan tetangga. Sungguh kondisi perekonomian yang sama sekali tidak pernah saya perkirakan sebelumnya.

Disaat kondisi ekonomi kami yang belum pulih, kami diberi kebahagiaan yang kedua dengan lahirnya anak laki-laki kami bulan Juni 2009, bahagia campur duka... Terlintas di hati... Ya Allah, bagaimana kami mencukupi kebutuhan kedua anak kami, sedangkan kondisi kami sedang kesusahan...
Dengan keyakinan Allah SWT akan memberikan jalan bagi kita untuk merubah nasib keluarga kami menjadi lebih baik, kamipun terus bertahan melewati hari-hari tanpa uang lebih bahkan kekurangan. Pada awalnya, hari Sabtu pada bulan November 2009, saya mengajak anak saya yang pertama untuk gunting rambut ke salon. Setelah selesai, anak saya meminta minum dan kebetulan kami tidak membawa air dari rumah... akhirnya saya melangkah ke sebuah warung yang tidak jauh dari salon tersebut. Disebelah warung tersebut, ada gerai/stockist busana muslim, sebenarnya sudah dari dulu saya mengetahui keberadaan gerai tersebut, bahkan setiap hari saya duduk di terasnya menunggu bus jemputan kerja, namun tidak pernah sama sekali ada keinginan untuk masuk atau sekedar melihat-lihat pakaian yang dijual. Tapi entah kenapa pada hari itu kaki saya sangat ringan melangkah masuk ke stockist tersebut, padahal saya tidak bawa uang sama sekali. Untungnya ibu penjaga toko sangat baik dan ramah melayani saya bahkan sabar menjawab pertanyaan-pertanyaan yang saya lontarkan. Disaat pembicaraan antara kami berjalan, saya melihat ada beberapa Katalog Fashion di atas etalase, lalu saya baca dan saya lihat-lihat isinya, langsung saja terlintas di fikiran saya "kalau saya sebarkan dan perlihatkan katalog-katalog ini ke teman-teman di PT mungkin ada yang tertarik, karena sebagian teman saya berkerudung". Akhirnya saya memberanikan diri untuk meminjam katalog di toko tersebut.

Katalog Fashion yang saya pinjam saat itu adalah Katalog Qirani dan Toyusin dan saya menanyakan keuntungan bagi saya berjualan, minimum order dan detail lainnya sampai ke retur atau komplain customer. Setelah banyak menerangkan sistemnya, ibu tersebut menawarkan satu produk katalog MLM Paloma, mungkin ini kali pertama saya melihat-lihat katalog fashion, dan saya terkaget-kaget ketika melihat harga-harga yang tertera di katalog... dalam hati saya bilang "mahal-mahal banget harganya, apakah bisa laku di PT dan apa ada yang mau jadi membernya?". Setelah diperbolehkan meminjam beberapa katalog pakaian dan MLM tersebut, saya pulang dan memperlihatkan kepada suami saya dan membicarakan maksud saya untuk berjualan. Tanggapannya waktu itu terkesan biasa saja bahkan sempat menurunkan semangat saya dengan alasan, "Kita tidak punya modal untuk berjualan barang yang mahal-mahal ini, lagian mamah tau sendiri temen-temen di tempat kerja sudah terbiasa memberli barang dengan cara mencicil. Apa kita sanggup menyediakan modal yang cukup?".

Sebenarnya saya ragu untuk menawarkan Katalog Paloma ke teman-teman, karena harga produknya yang selangit. Tapi daripada mubazir, sudah dipinjamkan tapi tidak dimanfaatkan, akhirnya saya nekat menawarkan ke teman-teman dekat satu bagian. Diluar dugaan, sambutan mereka cukup antusias terhadap katalog-katalog yang saya bawa termasuk paloma, bahkan hari itu juga ada beberapa teman yang order.. bahkan ada yang memesan lebih dari 3 barang, subhanAllah... benar-benar diluar dugaan.

Dari sana, semangat saya mulai terpompa untuk berjualan. Sampai dirumah, saya ceritakan semuanya kepada suami dan alhamdulillah kali ini suami mendukung sambil terheran-heran... "barang segitu mahal masih ada aja yang mau beli, bahkan banyak lagi ordernya...". Setelah kalkulasi jumlah orderan teman2 sekitar 2 Juataan, lalu kami tersadar, dari mana kami mendapatkan modal untuk memenuhi order ini. Akhirnya kami memutuskan untuk mengambil pinjaman ke bank yang memang pada saat itu sedang promo ke PT tempat saya bekerja, jadi prosesnya tidak terlalu lama. Setelah dipotong pembayaran ini itu, sisa uang kami adalah Rp. 3.000.000,- Tiga Juta Rupiah sebagai modal awal usaha kami.

Pelajaran pertama yang kami dapatkan adalah:
  • Jangan pernah menilai selera calon pembeli secara sepintas, kita tidak pernah tau selera dan kemampuannya dalam membeli sesuatu.
  • Selera Fashion setiap individu berbeda-beda, jadi lebih baik kita menawarkan produk yang beragam yang dapat mewakili semua selera dan kemampuan calon pelanggan untuk membeli.
  • Modal minimum ideal untuk memulai usaha ini adalah Rp. 1.000.000.
  • Untuk memudahkan pemasaran, selalu ikuti keinginan konsumen. Misalnya di PT tempat saya bekerja, orang terbiasa membeli barang dengan cara mencicil, maka saya mengikuti permintaan dengan mengkreditkan produk fashion saya 2 kali bayar.
  • Jangan pernah takut untuk memulai suatu usaha, tetap percaya bahwa tuhan akan memberikan jalan yang tidak pernah kita duga sebelumnya.
Kejadian tersebut merupakan sekelumit kisah yang kami bagikan, besar harapan kami ada sebagian pembaca yang terinspirasi untuk memulai suatu usaha, apapun itu asalkan bermanfaat. Bagi yang berminat untuk mencoba menjalankan usaha menjual produk pakaian atau produk fashion lainnya, baik yang MLM Fashion atau non MLM, silahkan ikuti terus update blog ini, atau mendaftar sebagai pelanggan melalui pendaftaran RSS di form kanan atas.

Katalog Pakaian Indonesia

Terinspirasi oleh MLM Fashion yang menjual produknya melalui media display KATALOG, para produsen pakaian, sepatu, tas dan produk fashion lainnya membuat terobosan baru dalam memasarkan produknya dengan menampilkan produknya melalui gambar atau foto yang disusun dalam sebuah buku display atau lazim disebut katalog.

Dengan demikian, mereka akan lebih mudah menyebarkan produk knowledge kepada konsumen. Terbukti dengan banyak katalog fashion yang saya miliki saat ini, ada yang dari Bandung, Bekasi, Jogja, Surabaya, bahkan ada yang saya tidak tahu asal produsennya.

Dilihat dari penyebarannya, produk pakaian Bandung atau Distro Bandung mendominasi Katalog Pakaian yang beredar di pasaran. Katalog G-Shop, G'Arsy, Golfer, Garsel, Gareu, Hazzel dan Katalog Catenzo menjadi pemain utama dalam teknik pemasaran lewat katalog.

Kemudahan yang mereka tawarkan dalam proses jual beli pakaian atau produk fashion membuatnya lebih cepat dalam proses penyebarannya hingga dalam waktu yang singkat sudah bisa menjangkau daerah Indonesia bagian Timur.

Tidak ketinggalan, produk-produk MLM Fashion-pun kian gencar memasarkan produknya, ada yang menjadi sponsor acara Sinetron seperti MLM IFA, ada yang memanfaatkan kegiatan ibu rumah tangga dan berbagai macam teknik pemasaran yang dilakukan oleh MLM. Katalog MLM yang beredar di pasaran masih didominasi oleh Sophie-Paris yang menjadi salah satu pelopor di Indonesia.

Keuntungan bagi para Reseller atau Agen penjual produk Fashion dengan adanya Katalog, mempermudah dalam menawarkan produk kepada konsumen dengan mobilitas dan jangkauan pasar yang tidak terbatas. 

Agen atau Reseller tidak lagi membutuhkan tempat atau ruko sebagai display produk usahanya. Cukup membawa Katalog produk Fashion dan beberapa contoh real dari gambar. Selain itu, penjual bisa meminimalisir kerugian dengan tidak perlu menyetok barang terlalu banyak.

Dengan demikian, penjual bisa meminimalisir modal usahanya, karena penjualan based on order yaitu, modal hanya digunakan untuk barang yang memang sudah dipesan.

Seperti usaha yang sedang saya jalankan saat ini, saya menjual produk fashion ke teman di perusahaan tempat saya bekerja, tetangga, dan dimanapun saya berada.

Pada awalnya, saya menjalankan usaha ini tidak sengaja, tapi seiring waktu saya menemukan banyak kemudahan dalam proses pemasaran sehingga sampai saat ini omzet penjualan saya sudah lumayan. 

Kedepan saya akan mencoba berbagi tip dan trik dalam menjalankan usaha Jual Pakaian dan Produk Fashion lainnya lewat katalog.

Tujuannya ingin berbagi pengalaman bagi yang ingin memulai usaha ini mulai dari modal yang harus dipersiapkan, katalog fashion yang harus dimiliki, cara mencari peminat, memanage keuangan dan administrasi dan masih banyak lagi.